Thanks for coming to my blog! I hope we can share and learn in this blog.. ^_^,

Sabtu, 15 Juni 2013

Belajar untuk Bersyukur yuuukkk...!!!



Lihatlah dan bukalah mata hatimu
Melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya tak kan pernah pudar
Hingga Tuhan kan berikan jalan…
(penggalan lagu Erry band – Mata Hati)


Apa yang Anda pikirkan tentang penggalan jalan itu? Untuk siapakah lagu tersebut? Yaaa, lagu itu
seolah-olah menyadarkan kita, membuat kita malu dan membangkitkan semangat kita bahwa itulah hidup. Antara satu dengan yang lain memang berbeda. Ada orang yang beruntung mendapatkan hidup yang cukup, ada pula orang yang lebih beruntung mendapatkan hidup yang kekurangan. Mengapa saya mengatakan bahwa hidup orang yang kekurangan adalah orang yang lebih beruntung? 





Cobalah, mari kita merenung. Apakah Anda pernah memperhatikan bagaimana kehidupan orang-orang dibawah kita yang secara materi, kita jauh lebih baik daripada mereka? Jika belum, sempatkan waktu untuk itu karena dari situlah kita dapat belajar dan menjadi tahu kehidupan yang sebenarnya. Jika sudah, apa yang Anda dapatkan dari mereka? Terkadang mereka memang seolah-olah menjerit dan menangis bahkan ada penyesalan mengapa dilahirkan dalam kehidupan yang seperti itu. Jelas, mereka tak menginginkan hidup yang seperti itu. Tapi, itu lah kenyataannya. Apa yang bisa mereka lakukan?

Ya, hanya dengan SATU harapan yaitu harapan untuk hidup yang lebih baik di masa depan yang suatu hari nanti akan terwujud, mereka gantungkan asa untuk terus menjalani hidup dengan penuh semangat. Tak peduli bagaimana keadaan mereka, fisik yang kurang sempurna pun tak lagi menjadi masalah bagi mereka.

Harusnya kita malu. Malu dengan mereka. Saat kita yang beruntung ini dengan mudahnya mendapatkan sesuatu tanpa harus bersusah payah, lihatlah mereka yang harus bekerja sekuat tenaga mereka, sampai harus mengubur dalam-dalam niat untuk belajar di sekolah karena mereka merasa tidak akan bisa hidup jika hanya dengan begitu-begitu saja.
Bahkan terkadang kita mengeluh, putus asa sampai-sampai ingin mengakhiri hidup ini. Apa yang kalian pikirkan? Hidup tak hanya sampai disitu saja. Apa dengan kematian, kalian bisa tentram pada akhirnya? TIDAK. Ingatlah masih ada kehidupan lain yang menunggu kita setelah kematian yang jauh lebih menyeramkan dari dunia ini jika kita hanya berpikir pendek dengan pikiran ingin mengakhiri hidup. Hidup kita sudah digariskan oleh Allah, mengapa kita malah menyalahi aturan yang ada?

Jalani hidup dengan sebaik-baiknya, semangat yang tak pernah padam dan rasa syukur yang luar biasa luasnya untuk Allah Yang Maha memberi kehidupan. Allah sangat sayang kepada kita, bahkan kita tak perlu membayar untuk berliter-liter oksigen yang kita hirup seumur hidup kita. Kita cukup mempergunakannya dengan hal yang bermanfaat dan meniatkan segalanya untuk beribadah dan harapan agar dapat hidup yang lebih baik nantinya. Allah Maha Adil. Percayalah! Kita membutuhkan ujian dari-Nya untuk membuktikan bahwa kita bisa menjadi manusia yang lebih baik.

Rezeki sudah diatur oleh Allah. Kita hanya tinggal menjemput rezeki itu. Teruslah berjalan, yakinlah Allah akan selalu bersama kita dan akan selalu membantu kita. Ingatlah selalu kepada-Nya. Hanya kepada-Nya lah kita berserah diri.


“Ketika rasa iri, mengeluh dan rasa putus asa mendera jiwa, ingatlah bahwa masih banyak orang-orang dibawah kita (orang-orang yang lebih beruntung). Belajarlah dari senyuman penuh syukur dan semangat yang tak pernah hilang dari mereka, meski terkadang hidup memberikannya banyak duri tajam yang tak jarang membuatnya terluka. Sungguh, kau akan temukan banyak pelajaran hidup dari mereka.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar